Yeffry HP
Pencipta Cerita Trilogi Futuristic Criminale
Dosen Pascasarjana, desainer, dan penulis yang berhasil memasarkan novel-novelnya ke luar negeri melalui jaringan pertemanan di Belanda dan Inggris. Karya-karyanya menawarkan pandangan berbeda tentang masa depan, menghadirkan teknologi yang belum ada saat ini dan kemungkinan bentuk-bentuk kejahatan baru yang belum pernah dibayangkan sebelumnya.
Mengenal Yeffry HP
Di tengah maraknya cerita fantasi dan reinkarnasi yang membawa tokohnya ke masa lalu, Yeffry HP memilih arah yang berlawanan. Ia membangun dunia fiksi yang melompat jauh ke masa depan, menggambarkan masyarakat yang hidup berdampingan dengan teknologi yang bahkan belum ditemukan pada era sekarang.
Sebagai seorang akademisi, ia terbiasa melihat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dari sudut pandang ilmiah. Pengalaman tersebut kemudian dipadukan dengan imajinasi kreatif untuk menciptakan cerita yang memancing pertanyaan: “Bagaimana jika teknologi masa depan justru menjadi alat kejahatan yang lebih canggih dari apa pun yang kita kenal hari ini?”
Ide Besar: Futuristic Criminale
Futuristic Criminale adalah konsep yang menjadi fondasi seluruh trilogi karya Yeffry HP. Berbeda dari cerita kriminal konvensional, konsep ini mengeksplorasi kemungkinan lahirnya bentuk-bentuk kejahatan baru yang memanfaatkan teknologi masa depan.
Identitas digital yang dapat dicuri, sistem komunikasi yang dapat disabotase dari jarak jauh, hingga rekayasa sosial berbasis kecerdasan buatan hanyalah sebagian kecil dari kemungkinan yang dijelajahi dalam novel-novelnya.
Tujuannya bukan sekadar menghadirkan hiburan, melainkan juga mengajak pembaca membayangkan konsekuensi sosial, politik, dan kemanusiaan dari kemajuan teknologi yang sangat pesat.
Trilogi Futuristic Criminale
Saat Bandung Bersalju
Sebuah kisah yang membawa pembaca ke masa depan ketika perubahan lingkungan dan teknologi menciptakan fenomena yang tak pernah dibayangkan sebelumnya. Bandung menjadi panggung utama bagi peristiwa-peristiwa luar biasa yang mengubah kehidupan manusia.
Pencuri Identitas
Ketika identitas digital menjadi aset paling berharga, kejahatan berkembang ke level yang belum pernah terjadi sebelumnya. Novel ini mengeksplorasi ancaman pencurian identitas dalam masyarakat yang seluruh aktivitasnya terkoneksi secara digital.
Sabotase Sinyal Wireless
Teknologi komunikasi menjadi tulang punggung peradaban modern. Namun bagaimana jika sistem tersebut dapat dilumpuhkan oleh pihak yang memiliki kemampuan untuk memanipulasi jaringan secara masif? Novel ini menghadirkan ketegangan di dunia yang sangat bergantung pada konektivitas.
Wawancara Eksklusif
Wartawan: Bagaimana novel Anda bisa menjangkau pembaca internasional?
Yeffry HP: Awalnya melalui pertemanan yang saya bangun saat berinteraksi dengan rekan-rekan di Belanda dan Inggris. Dari sana karya-karya saya mulai diperkenalkan kepada komunitas pembaca yang tertarik pada tema teknologi dan masa depan.
Wartawan: Apa yang membedakan trilogi ini dengan karya fiksi lain?
Yeffry HP: Banyak cerita mengajak pembaca kembali ke masa lalu atau dunia fantasi. Saya justru tertarik mengeksplorasi masa depan dengan berbagai kemungkinan teknologi baru yang belum ada sekarang.
Wartawan: Apa yang ingin Anda sampaikan melalui Futuristic Criminale?
Yeffry HP: Saya ingin mengajak pembaca berpikir bahwa setiap teknologi baru selalu memiliki dua sisi. Selain membawa manfaat, selalu ada kemungkinan disalahgunakan untuk tujuan kriminal. Imajinasi itu yang saya kembangkan dalam trilogi ini.
Wartawan: Mengapa novelnya tidak diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris
Yeffry HP: Saat ini dengan Tim dari Padosen.id saya sudah mencoba menterjemahkan ke dalam bahasa Inggris. Tapi sepertinya pembaca asing malah mencari versi originalnya dalam bahasa Indonesia.
Respon Pembaca
— Mahasiswa Indonesia yang sedang kuliah di Leicester, Inggris
Perjalanan dan Jaringan Internasional
Bandung
Mengembangkan ide futuristik sambil menjalankan aktivitas sebagai dosen pascasarjana dan peneliti di Universitas Komputer Indonesia
Belanda
Memperluas jaringan pertemanan internasional yang kemudian menjadi salah satu jalur pengenalan novel kepada pembaca luar negeri.
Inggris
Mendapatkan tanggapan dan apresiasi dari mahasiswa serta pembaca yang tertarik pada tema teknologi masa depan.
Membayangkan Kejahatan yang Belum Pernah Ada
Futuristic Criminale bukan sekadar trilogi fiksi ilmiah. Ia adalah eksperimen imajinasi yang mencoba menjawab satu pertanyaan besar: Bagaimana wajah kejahatan ketika teknologi masa depan melampaui segala batas yang kita kenal saat ini?
